Ketika kujatuh cinta, berjuta rasanya, ada indah, gelisah,
dan gama. Selalu, ketika kujatuh cinta, hatiku selalu berdebar gembira. Terkadang,
hati gelisah, karena rasa rindu yang teramat dalam. Hati tidak terlalu
berharap, asalkan ada dia disampingku. Tak ingin sakit, kucoba tuk lupakan tapi
ku tak bisa, hal itu wajar dan sungguh sial. Justru jika cinta itu tidak benar,
maka rasa ambisi yang kuat namun sesaat, tapi bukan seperti itulah jatuh cinta,
dan aku tak percaya cinta pandangan pertama, karena semua butuh proses.
Asalkan ada dia, bertemu setiap hari itu cukup, asal melihat
senyumnya itu menjadi kekenyangan dihati. Terkadang hati yakin untuk tidak
mendapatkannya, entah mengapa, namun kurasa itu bukan pesimistik atau apa, maka
cintaku hanya untuk berharap. Selalu, karena salah tingkah, karena malu, karena
tak ada keyakinan semua jadi kacau, harapan semakin pudar, tapi aku pasrah, itu
semua urusan Tuhan.
Ketika kujatuh cinta, setiap malam kuimpikannya, anganku
untuknya. Diiringi lagu mellow penambah rasa, semua semakin jelas bahwa aku
jatuh cinta. Terkadang suara merdu cinta menjadi pengiring rasa perihku karena
jatuh cinta. Semua kata terucap dari hati, dan kutuliskan diserobek kertas dan
semua berakhir pada curahan hatiku.
Ketika kujatuh cinta, ingin memiliki sudah pasti, tapi
sekedar memandangnya, menyentuhnya itu yang kumau, itu cukup. Aku tak mampu
memilikinya, tapi aku tak rela dia dimiliki oranglain. Egois, tapi kuberfikir
itu resiko. Huh, ketika kujatuh cinta, semua menjadi campur rasa.
Ketika kujatuh cinta, aku selalu cari perhatiannya, haha
lucu sekali. Terkadang aku pura-pura jutek agar aku tak terkesan murah,
terkadang tak sadar aku sampai hyper aktif. Huh, ketika kujatuh cinta,
terkadang indah dan terkadang gama. Yang paling utama dalam cinta adalah rindu,
rindu yang sangat berat, itu yang sulit aku kendalikan.
Ketika kujatuh cinta..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar